Kamis, 20 November 2014

Hasil Polling Menunjukkan Berkurangnya Referendum Emas Di Swiss


Emas kesulitan untuk pulih dari penurunan semalam pada hari Kamis seiring optimisme Federal Reserve terhadap perekonomian AS memicu penguatan dollar, dan sebuah hasil polling menunjukkan berkurangnya dukungan untuk referendum emas di Swiss untuk menaikkan cadangan emas milik bank sentral. Hasil polling opini pada hari Rabu lalu menunjukkan dukungan warga Swiss terhadap proposal "Save our Swiss gold" telah turun menjadi 38%, dari 44% pada survey bulan lalu. Di bawah proposal tersebut, Swiss National Bank akan dilarang untuk menjual cadangan emasnya dan harus memiliki cadangan emas setidaknya sebanyak 20% dari asetnya, dibandingkan dengan 7.8% bulan lalu. Aksi beli oleh bank sentral dapat mendorong naik harga emas.


"Voting di Swiss adalah satu-satunya titik terang untuk emas dalam beberapa pekan belakangan ini dan ekspektasi telah meningkat, " ucap salah satu trader emas. "Hasil polling terbaru ini menunjukkan peluang disetujuinya proposal tersebut semakin kecil. " Emas juga berada di bwah tekanan setelah minutes pertemuan kebijakan the Fed bulan Oktober lalu menunjukkan kecemasan mengenai tekanan inflasi yang melemah, mengikis daya tarik emas sebagai alat lindung terhadap inflasi, dan minutes juga menunjukkan optimisme terhadap perekonomian AS.

 

 

Read More

Rabu, 19 November 2014

Emas Terkoreksi, Pelemahan Selanjutnya Tunggu Breakout 1176


Harga emas tertahan kenaikannya kemarin di kisaran $1202 per troy ons kemarin (yang juga sekitar area MA 200 grafik 4 jam) dan terkoreksi hingga ke kisaran $1175. Pelemahan harga emas ini karena dollar AS yang menguat akibat hasil notulen rapat masih membuka kemungkinan kenaikan suku bunga acuan AS di 2015.

Harga emas hingga siang ini bergerak di kisaran 1179. Indikator MACD, RSI dan Stochastics masih menunjukkan potensi pelemahan. Pelemahan lanjutan membutuhkan konfirmasi penembusan kisaran support 1175 (sekitar level 38,2% fibonacci retracement dari 1130-1204) dengan potensi pelemahan ke area 1167 (area 50%).

Sementara bila support 1175 ini mampu bertahan, harga masih berpeluang rebound ke area 1190.

Sore ini data PMI Manufaktur dan Sektor Jasa kawasan Eropa bisa menjadi market mover untuk harga emas. Dollar AS masih menjadi faktor utama pergerakan harga emas. Data yang lebih bagus di kawasa Eropa bisa mendorong pelemahan dollar dan penguatan harga emas.

Selain itu, malam hari, market mover juga datang dari data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS yang berpeluang menjadi penggerak besar dollar AS. Data yang di bawah prediksi bisa menekan dollar AS dan menguatkan harga emas. Data lainnya yang juga perlu diperhatikan malam ini adalah data Penjualan Rumah Second dan data Indeks Manufaktur dari Bank Sentral AS Philadelphia.

 

 

Read More

Kamis, 06 November 2014

Bursa Hang Seng Kembali Melemah Akibat Aksi jual Pada Sektor Properti Dan Perbankan


Hang Seng kembali merosot di perdagangan akhir pekan (07/11) akibat aksi jual berlanjut terutama pada sektor properti dan perbankan meskipun muncul kabar bahwa otoritas China telah melakukan intervensi ke pasar melalui stimulus.


Di lantai bursa nampak saham-saham properti seperti China Resources Land Ltd. menurun 0.9%, Henderson Land Development Co. merosot 1%, dan saham Agile Property Holdings Ltd. anjlok 2.7% setelah mengumumkan angka pre-sales bulan Oktober.


 


Sedangkan sektor keuangan juga turut melemah seperti Bank of Communications Co. tergerus 1%, saham China Construction Bank Corp. melorot 0.9%, dan China Everbright Bank Co. tumbang 1.9%.


 


Secara umum kalangan pelaku pasar terlihat waspada di tengah ketidakpastian atas status skema otomatis yang akan menghubungkan bursa saham Shanghai dan Hong Kong.


Indeks Hang Seng (HSI) tecatat melemah 0.54% dan terkikis sebanyak 127.48 poin pada kisaran 23521.83.

 

 

Read More

Rally Dollar  Menggerus Daya Tarik Emas


Emas kembali tergelincir pada hari Kamis, dan mencatat kemerosotan terpanjang sejak Mei 2013, seiring rally Dollar AS mengikis daya tarik emas sebagai alternatif investasi.


Sementara rasio dengan komoditas, termasuk perak dan minyak, menunjukkan jika emas masih relatif mahal. Yang membuat investor harus memperhatikan kepemilikan di ETF untuk mengukur kemungkinan berlanjutnya penurunan harga, menurut analis HSBC Securities Inc.


Emas juga tengah menuju penurunan tahunan beruntun untuk pertama kalinya sejak tahun 1998. Harga emas tercatat merosot 28% pada tahun lalu akibat penguatan ekuitas dan rendahnya inflasi.

 

 

Read More

Rally Dollar  Menggerus Daya Tarik Emas


Emas kembali tergelincir pada hari Kamis, dan mencatat kemerosotan terpanjang sejak Mei 2013, seiring rally Dollar AS mengikis daya tarik emas sebagai alternatif investasi.


Sementara rasio dengan komoditas, termasuk perak dan minyak, menunjukkan jika emas masih relatif mahal. Yang membuat investor harus memperhatikan kepemilikan di ETF untuk mengukur kemungkinan berlanjutnya penurunan harga, menurut analis HSBC Securities Inc.


Emas juga tengah menuju penurunan tahunan beruntun untuk pertama kalinya sejak tahun 1998. Harga emas tercatat merosot 28% pada tahun lalu akibat penguatan ekuitas dan rendahnya inflasi.

 

 

Read More

Rabu, 05 November 2014

Dollar Kembali Menguat Terhadap Yen


Dollar kembali menguat terhadap yen dan menyentuh level tertinggi tujuh tahun yang baru. Peberdaan kebijakan moneter antara Federal Reserve dan Bank of Japang menjadi faktor utama dominasi dollar terhadap yen.


Federal Reserve pada pekan lalu mengakhiri program pembelian obligasi dan semakin mendekati untuk menaikkan suku bunga pertama sejak tahun 2006. Sebaliknya BOJ pada pekan lalu mengejutkan pasar dengan menambah stimulus moneter atau yang dikenal dengan monetary base menjadi 80 triliun yen dari sebelumnya sebesar 60 triliun - 70 triliun yen.


 


Data ekonomi AS yang dirilis ADP kemarin menunjukkan sektor swasta AS menambah tenaga kerja sebanyak 230.000 di bulan Oktober, lebih baik dari estimasi ekonom sebesar 214.000. Data dari ADP tersebut biasanya dijadikan acuan untuk data tenaga kerja AS versi pemerintah yang akan dirilis Jumat besok. Bagusnya data tenaga kerja AS semakin meningkatkan spekulasi The Fed akan menaikkan suku bunga lebih cepat. 


USDJPY diperdagangkan pada kisaran 114.88 pada pukul 09.05 setelah sempat menyentuh level tertinggi harian 115.01 dan terendah 114.56 (platform Monex Trader ).

 

 

Read More

Selasa, 04 November 2014

Saham Di Wall Street Mengakhiri Sesi Lebih Rendah


Saham di Wall Street mengakhiri sesi perdagangan lebih rendah, dengan penurunan tajam sektor energi membebani indeks-indeks utama. Sentimen pasar masih terus dibayangi oleh kombinasi kekhawatiran tentang minyak dan kekhawatiran tentang pertumbuhan global, terutama di Eropa.


Dari sisi data, Departemen Perdagangan melaporkan pesanan pabrik AS merosot 0,6% di bulan September. Sedangkan data terpisah menunjukkan defisit perdagangan AS melebar di bulan yang sama lantaran penurunan ekspor, yang menggambarkan dampak perlambatan pertumbuhan global terhadap ekonomi AS.


Dow Jones Industrial Average mampu menghapus kerugian dan ditutup 0,1% lebih tinggi, dipimpin saham Procter & Gamble. Sementara kinerja buruk sektor energi menggerus S&P500 sekitar 0,3%. Nasdaq Composite juga kehilangan 0,3%. (vid)

 

 

Read More

Penguatan dollar AS masih menjadi faktor penekan turun harga emas. Waspada Support 1157  


Potensi penguatan terbatas mungkin ke area 1175. Penguatan di atas 1175 baru membuka peluang penguatan ke kisaran 1180-1182.

Market Mover hari ini adalah PMI Sektor Jasa Zona Euro dan Amerika Serikat (AS) dan data Non-farm Payrolls versi ADP. Data ekonomi AS berpengaruh pada kekuatan nilai tukar dollar AS. Penguatan dollar AS masih menjadi faktor penekan turun harga emas.


Harga emas masih berada di kisaran yang sama seperti 2 hari sebelumnya. Hanya saja siang ini harga mendapatkan tekanan turun dan berpeluang menguji level support 1160. Penembusan ke bawah 1160, membuka potensi pelemahan ke area support penting selanjutnya di 1155. Di bawah 1155, harga berpeluang ke area 1145.

 

 

Read More

Minggu, 02 November 2014

Emas Tertekan Pada Hari ini, Waspada Resisten 1175


Harga emas masih tertekan pada sesi awal pagi ini ke kisaran $1160 per troy ons. Tapi hingga siang ini berhasil rebound tipis ke level $1169 per troy ons. Penyebab tekanan turun masih karena sentimen negatif dari penambahan stimulus BOJ.

Harga kini bergerak di kisaran $1169 per troy ons. Pada grafik 1 jam terlihat ada potensi penguatan yang terbatas karena tekanan turun masih membayangi pergerakan harga seperti yang terlihat pada grafik 4 jam.

Potensi penguatan terbatas mungkin ke area 1175. Penguatan di atas 1175 baru membuka peluang penguatan ke kisaran 1180-1182.

Sementara tekanan turun masih memungkinkan kembali menguji level rendah 1160. Penembusan ke bawah 1160, membuka potensi pelemahan ke area support penting selanjutnya di 1155.

Hari ini data yang bisa menjadi market mover adalah PMI Manufaktur AS. Data ini bisa mempengaruhi kekuatan nilai tukar Dollar AS yang berujung pada pergerakan harga emas.

 

 

Read More
© gold and forex All rights reserved | Theme Designed by Seo Blogger Templates